MANFAAT RAMBUT MANUSIA SEBAGAI BAHAN OTOMOTIF
Setahun yang lalu saya melihat betapa banyaknya potongan rambut manusia dari bekas limbah tukang potong rambut (salon) yang masih belum dimanfaatkan seluruhnya. Baru sebagian kecil yang telah memanfaatkan potongan rambut, seperti untuk sanggul, sambungan rambut dan asesoris yang biasanya masih terbatas pada potongan rambut yang cukup panjang. Sedangkan potongan rambut dengan ukuran yang relative pendek mayoritas masih berupa limbah yang belum banyak dimanfaatkan. Limah potongan rambut manusia dalam ukuran yang pendek-pendek itulah yang menginspirasi aku untuk melakukan penelitian.
Penelitian saya ajukan ke DIKTI pada Program Multi Tahun Hibah Bersaing pada bulan Mei 2011 yang lalu melalui LEMLIT (Lembaga Penelitian) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) karena posisi saya sebagai dosen di UNIMUS. Setelah melalui beberapa tahapan evaluasi, mulai dari desk evaluation dan presentasi pemaparan proposal di depan para pakar peneliti di Hotel Metro Semarang pada bulan Desember 2011, Alhamdulillah akhirnya pada hari ini proposal saya dengan judul “Pengembangan Bahan Alternatif Interior dan Eksterior Otomotif dengan Limbah Rambut Manusia” disetujui dan memperoleh dana penelitian dari Kemdiknas DIKTI. Informasi lengkapnya dapat anda lihat di Koperties Wilayah VI Jawa Tengah di sini dan hasil Pengumuman Penelitian Multi Tahun Hibah Bersaing dapat di download di sini.
Rencana penelitian akan saya lakukan dalam dua tahun, pada tahun pertama saya akan mencari mechanical properties material komposit dengan penguat serat rambut manusia. Dari hasil penelitian pada tahun pertama itulah akan saya jadikan acuan untuk pembuatan komponen kendaraan (mobil) dalam bentuk propotype seperti bumper, corner dan dashboard untuk tahun berikutnya.







wah… sekiranya penemuan itu terbukti benar, maka bapak adalah orang pertama yang menemukan alternati lain bagi bahan bakar. Semoga hasil kajian bapak itu nanti sukses dan bisa menginspirasikan golongan muda.
Sebenarnya masih banyak limbah dari alam yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan otomotif.
Wah benar benar ide yang brilian. Menggunakan rambut sebagai bahan penguat serat sintetik. Buat bikin dasboarh pada dunia otomotif ya sob. Kalau berhasil prototype-nya. Hak cipta-nya akan sangat mahal sekali itu sob.
Orang kreatif amat jarang ditemui di negeri ini
Semoga penelitian ini bisa berlanjut dan dapat diimplementasikan untuk masyarakat kelak pak..
Sukses selalu dan salam kenal..
Sekalian pak teliti juga perbandingan antara rambut laki-laki dan perempuan. Karena ada hubungannya dengan aurat.