HINDARI FATIGUE-LIFE TIME PERALATAN ELEKTRONIK DAN MEKANIK ANDA JADI AWET

Jan 24th, 2012 | Posted by | Filed under Fracture Mechanics, Tips N Trik

Salah satu kriteria anda dalam melakukan pembelian barang untuk keperluan sehari-hari adalah keawetannya. Awet disini dapat diartikan seberapa lama barang tersebut dapat bertahan lama dipergunakan. Semua peralatan sehari-hari yang anda beli dengan harga mahal akan bertahan lama dipergunakan (awet), ini merupakan hal yang sudah sewajarnya. Akan tetapi apabila ada barang dengan harga yang berada dibawah rata-rata, akan tetapi memiliki life time yang panjang bahkan dapat melebihi barang-barang dengan harga yang mahal, itu baru luar biasa. Apakah ada barang semacam itu? Jawabnya, “Ada !”. Sebenarnya semua barang untuk keperluan sehari-hari anda akan memiliki life time panjang atau pendek bukan semata-mata ditentukan oleh harganya akan tetapi bagaimana cara memperlakukan barang tersebut.

Tips ini tidak hanya berlaku pada barang tertentu saja melainkan meliputi semua barang-barang yang anda pergunakan dalam kehidupan sehari-hari baik peralatan elektronik maupun mekanik. Yang termasuk dalam peralatan elektrik seperti Laptop, TV, AC, Kulkas, Lampu, Setrika, dll. Sedangkan yang termasuk dalam peralatan mekanik seperti mobil, motor, sepeda onthel, Mesin Cuci, dsb. Jadi intinya meliputi semua peralatan yang anda pergunakan setiap hari tanpa terkecuali.

Lalu bagaimana cara memperpanjang umur pakai (life time) semua barang/peralatan sehari-hari yang anda pergunakan? Pada prinsipnya adalah bagaimana cara anda menggunakan (memperlalukan) barang-barang itu. Apabila anda tinjau dari sisi material mungkin ini adalah cara yang tepat mengingat semua barang/peralatan sehari-hari yang anda miliki pasti tersusun atas material tertentu, seperti Material Logam (Baja, Aluminium, Seng, Tembaga, Titanium, dll), Plastik, Komposit, Polimer, Melamin, Keramik, Kayu, dll. Semua jenis material barang/peralatan sehari-hari anda meskipun tersusun atas berbagai macam material tetapi memiliki kesamaan yaitu kelelahan (fatigue).

Semua material dari jenis apa saja pasti baik logam maupun non logam pada saat tertentu (titik jenuhnya) akan mengalami kelelahan (fatigue). Kelelahan (fatigue) dapat diartikan sebagai lelahnya material akibat seringnya terjadi perubahan kondisi yang kontras. Misalnya sebuah lampu yang sering dihidup-matikan akan cepat mencapai kelelahan (fatigue) dari pada lampu yang terus-menerus dinyalakan. Akibat dari kelelahan (fatigue) adalah kerusakan material secara total. Sehingga lampu akan lebih awet (mamiliki life time yang panjang) apabila jarang dilakukan on-off. Karena pada dasarnya umur pakai (life time) barang/peralatan sehari-hari anda sangat ditentukan dengan seringnya mengalami on-off (hidup/nyala) barang tersebut.

Contoh lain adalah Computer atau Laptop anda akan cepat rusak apabila sering dilakukan shut down artinya Computer atau Laptop sering mengalami hidup-mati. Sehingga tepat sekali apabila umur semua barang/peralatan sehari-hari dinyatakan dalam jumlah siklus (on-off) dari pada jumlah waktu (tahun). Peralatan A memiliki life time sebesar 1.000.000 siklus pemakian mungkin ini lebih tepat dari pada peralatan A memiliki life time 5 (lima) tahun.

Jadi, apabila menginginkan barang/peralatan sehari-hari anda dapat memiliki umur yang panjang atau awet dipergunakan, jangan sering melakukan on-off yang akan menyebabkan  kelelahan (fatigue) pada material penyusunnya. Apabila material sudah mengalami kelelahan maka tunggu sajalah kehancurannya.

  1. Alwi
    Feb 6th, 2012 at 11:44
    Reply | Quote | #1

    Kualitas barangnya memang oke cara pemakaiannya juga oke plus jarang dipakai pasti tambah awet lagi heee … tapi saya sepakat dg statemen di atas bahwa awetnya barang/peralatan sehari-hari lebih tepat jika dinyatakan dalam jumlah siklus (on-off) dari pada jumlah waktu (tahun) seperti strika akan lebih awet jika dipakai untuk menyeterika baju dalam jumlah yg banyak sekaligus dari pada dicicil dikit2.

    Namun dalam kondisi tertentu beban pemakaian terhadap barang tertentu juga berpengaruh misalnya 2 laptop/ponsel dg jumlah on-off yg sama lama pemakaian yg sama yg satu hanya dipakai untuk browsing dan aplikasi office yg satunya sering dipakai buat main game mungkin tingkat keawetannya juga lain. Motor yg dipakai sendirian plus rajin servis ganti oli dll ama motor yg sering dipakai boncengan jarang servis, jarang ganti oli jalannya naik turun nanjak pasti beda awetnya (plis jangan timpuk heee …)

    • m-amin
      Feb 6th, 2012 at 21:14
      Reply | Quote | #2

      Kondisi bagaimana peralatan dipergunakan (kerja berat/ringan) memang juga termasuk Mas Alwi. Sangat setuju.

  2. tomi
    Feb 13th, 2012 at 15:58
    Reply | Quote | #3

    berarti laptop yg dipanjer 24 jam lebih baik daripada harus on off sebanyak 10x dalam sehari mas?

    • m-amin
      Feb 15th, 2012 at 14:42
      Reply | Quote | #4

      Kalau mau membandingkan ya waktunya harus sama, akan tetapi yang satu on terus dan yang lain pakai on-off.

Comment pages