POLA HIDUP SEHAT DENGAN BAHAN KOMPOSIT ALAM
Jauh sebelum ditemukan bahan-bahan komposit semua peralatan rumah tangga kebanyakan terbuat dari gerabah (keramik) dan kayu. Akan tetapi sekarang bahan-bahan tersebut kebanyakan sudah lama ditinggalkan dengan pertimbangan sudah tidak relevan lagi dengan kemajuan zaman. Pada Tabel Periodesasi Penggunaan Material Teknik menunjukkan sejak Tahun 1960 hingga sekarang perkembangan bahan-bahan komposit mengalami peningkatan dalam penggunaannya bahkan hampir menyamai bahan logam yang sekarang ini menjadi material yang paling popular.
Bahan-bahan yang berasal dari alam tersebut sudah digantikan dengan bahan-bahan sintetis yang terbukti memiliki kecenderungan tidak ramah lingkungan dan tubuh mahluk hidup. Meskipun beresiko cukup tinggi terhadap kesehatan tubuh kita, bahan-bahan tersebut masih saja dipergunakan, seolah-olah tanpa ada efek sampingnya. Padahal dengan menggunakan bahan-bahan sintetis yang dikemas dalam material komposit tersebut sangat riskan terhadap gangguan kesehatan tubuh seperti dapat menjadi pemicu pertumbhan kanker, dan sebagainya.
Oleh karena itu sekarang ini sangat didorong untuk mengembangkan bahan-bahan yang berasal dari alam, seperti bahan-bahan komposit alam. Komposit alam atau sering disebut dengan Natural Composite (NACO) merupakan perpaduaan antara dua bagian bahan yang saling bekerjasama agar diperoleh mechanical properties yang lebih baik. Dua bagian bahan tersebut adalah matrix dan reinforcement atau penguat.
Reinforcement adalah bagian dari komposit yang memiliki fungsi menguatkan matrix. Sehigga bahan-bahan yang dapat dipergunakan sebagai reinforcement pada sebuah komposit harus memiliki kekuatan tarik yang lebih baik dari matrix-nya. Sebagai contoh yang termasuk dalam bahan-bahan Reinforcement pada komposit biasanya berasal dari serat glass (bahan sintetis). Sedangkan matrix pada bahan komposit yang sering dipergunakan adalah epoxy, polyester, dan sebagainya.
Kemajuan bahan-bahan komposit alam sekarang ini semakin berkembang dengan ditemukannya bahan-bahan yang berasal dari alam dengan mechanical properties yang cukup sebagai bahan komposit. Seperti reinforcement yang sudah dapat digunakan sebagai penguat pada bahan komposit adalah serat rami, serat sabut kelapa, serat waru, serat nanas, serat rotan, serat pohon pisang, serat enceng gondok, serat bamboo, serat rambut manusia, serat nata decoco, serat arang batok kelapa, dan banyak lagi. Sedangkan matrix yang berasal dari alam misalnya sebuk kayu, pati onggok, pati jagung, sirlak atau seelak.
Dengan dikembangkannya bahan-bahan komposit alam tersebut maka bahan-bahan sintetis sekarang ini seharusnya sudah dapat digantikan dengan bahan-bahan yang berasal dari alam mengingat bahan-bahan yang berasal dari alam juga memiliki mechanical properties yang mampu bersaing dengan bahan-bahan sintetis. Meskipun demikian sangat bijaksana apabila terus dilakukan inovasi material untuk memperoleh bahan-bahan yang memiliki mechanical properties yang lebih baik dan sangat ramah dengan tubuh kita yang berarti sehat dipergunakan tanpa ada efek samping.




ulah para pemilik modal agaknya juga sudah merambah ke masalah kesehatan, mas amin. negeri yang seharusnya bisa hidup sehat dan nyaman, justru tereksploitasi akibat ulah sang kapitalis yang hanya memburu kepentingan pribadi dan kelompoknya.
soalnya sintesis itu mudah diproduksi masal ketimbang komposit, jadi ya beginilah, yang sintesis jadi lebih sering kita jumpai.
malahan baru ngeh masalah komposit dr posting ini.soalnya minim pengetahuan masalah yg ginian hehehehe