PENELITIAN ROTAN MARAK DILAKUKAN – IRONISNYA HASIL PANEN ROTAN DIEKSPORT BESAR-BESARAN
Slogan para leluhur Bangsa Indonesia yang merefleksikan kondisi tanah Indonesia sebagai media tanam yang subur dan cocok untuk ditanami segala macam jenis tanaman dengan “gemah ripah loh jinawi” ini memang sudah tepat sekali.
Hampir semua jenis tanaman dapat ditanam di Indonesia.
Rotan yang tidak semua Negara dapat menanamnya, bangsa kita dapat dengan mudah untuk menanamnya dan dapat memberikan hasil yang memuaskan.
Saat ini Bangsa Indonesia dapat menghasilkan rotan dalam jumlah yang melimpah sehingga mampu menjadi Negara pengeksport rotan ke Negara tetangga, semisal Cina dan lainnya.
Bagi kalangan industri hanya mampu untuk mengolah rotan menjadi barang jadi dalam jumlah yang kecil saja.
Apabila diamati bahwa industri pengolah rotan sebagian besar masih terpaku pada produk kerajinan saja.
Padahal rotan terbukti memiliki sifat mekanik (mechanical properties) yang cukup baik, seperti kekuatan tarik yang besar, kekuatan bending yang tinggi, memiliki densitas yang relative rendah, dan sifat baik lainnya.
Apabila rotan yang memiliki sifat mekanik yang sangat baik ini hanya diambil keunggulannya dari segi estetikanya (kerajinan) saja, ini merupakan langkah yang kurang tepat.
Sekarang ini banyak peneliti yang berkecimpung dalam mencari material kuat dengan melakukan penambahan penguat (reinforcement) pada material pokoknya.
Menurut beberapa peneliti bahwa rotan juga dapat dijadikan sebagai penguat (reinforcement) pada matrik dalam bentuk serat atau fiber dalam sebuah komposit.
Komposit merupakan gabungan dari beberapa material dengan sifat mekanik yang saling memperkuat antar material penyusunnya.
Keunggulan dari material komposit adalah ulet, kuat dan ringan.
Mengingat sifat baik dari komposit tersebut maka komposit banyak diaplikasikan sebagai material pada komponen pesawat terbang, otomotif, alat-alat olah raga, dsb.







sungguh sangat menyedihkan memang jika ingat hal itu. mau marah tapi ndak bisa, ke mana dan pada siapa yg bisa mendengar kemarahan tentang hal ini. Pemerintahan kita selalu bermuka dua. ganti personel, ganti kebijakan. Menteri perdagangan kita hanya ingin cepatnya saja mendapatkan keuntungan yang sebenarnya akan menjatuhkan industri rattan kita. saya pernah terlibat dan mencintai Rattan, sungguh sangat sedih ketika melihat kualitas bahan baku kita yg di jadikan bahan industri rattan negeri ini hanya sisa sisa ekspor !! bagaimana bisa bersaing kualitasnya dengan industri rattan negeri lain jika bahan baku terbaik yg kita punya selalu dijual !! BINGUNG dengan tujuan pemerintah ! di satu sisi katanya akan menyediakan lapangan kerja dengan menggiatkan sektor industri, tetapi di lain pihak ,kebijakannya malah MENGEBIRI industri kita sendiri sampai hampir gulung tikar !! apa sih yg diinginkan Pemerintah ini? Ada yg bisa jawab?
kadungan komposit dalam rotan ternyata cukup besar juga, ya, mas amin. semoga potensi ini bisa dimanfaatkan secara optimal utk ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Nongol lagi nih daku
Salam persohiblogan
Coba kalo diolah terlebih dahulu baru di ekspor ya
Memang bener ya rotan itu bahan yang enak. selain ringan juga kuat dan tahan lama. Rotan itu asyik buat mukul (maaf) pantat orang!
Dari kecil udah bersahabat soalnya,, hihi..