Home > Otomotif > ANALISIS FENOMENA CROP CIRCLE TERHADAP UFO DI YOGYAKARTA

ANALISIS FENOMENA CROP CIRCLE TERHADAP UFO DI YOGYAKARTA

Pada beberapa pekan ini di wilayah Yogyakarta tepatnya di daerah Berbah-Sleman dan Piyungan-Bantul dihebohkan dengan munculnya crop circle secara tiba-tiba.

Fenomena crop circle atau sering juga disebut sebagai Pola Lingkaran Anomalik (PLA) ini terjadi di lahan persawahan warga dengan diameter kurang lebih 30 meter.

Kemunculan crop circle diperkirakan terjadi pada tengah malam sehingga masyarakat sekitar tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut.

Misteri fenomena crop circle tersebut sampai saat ini masih belum jelas asal usulnya.

Ada yang beranggapan bahwa fenomena crop circle ini terbentuk karena pusaran angin yang membentuk formasi putaran pada lahan persawahan yang ditanami padi sehingga terbentuk pola seperti itu.

Apabila penyebab fenomena ini adalah angin, sepertinya kurang tepat, hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut.

Udara di lingkungan sekitar kita memiliki viskositas meskipun relative kecil.

Apabila udara ini mendapatkan tekanan yang kuat seperti angin maka udara disekitar pusaran angin tersebut akan ikut berhembus dengan adanya viskositas tadi.

Besarnya hembusan angin sangat bergantung pada kecepatan angin.

Sehingga apabila pusaran angin tersebut mengenai pada lahan padi dipersawahan maka pola yang terbentuk tidak terlalu ekstrim seperti crop circle di Yogyakarta tersebut.

Akan tetapi dari beberapa komunitas fiksi beranggapan bahwa crop circle merupakan bekas pendaratan kendaraan mahluk luar angkasa (alien) yang bernama UFO (Unidentified Flaying Object).

Kalau memang UFO itu ada, bentuk permukaan body UFO tentu sangat aerodinamis yang tidak berbentuk pola-pola tertentu seperti crop circle dengan gaya gesek yang cukup tinggi.

Karena tidak mungkin suatu kendaraan semisal UFO dengan kecepatan yang sangat tinggi memiliki bentuk permukaan body luar yang tidak aerodinamis.

Syarat kendaraan dengan kecepatan tinggi disamping memiliki material yang kuat, tahan gesekan juga mengedepankan permukaan luar body yang aerodinamis.

Sebagian lagi ada yang berpendapat bahwa terbentuknya crop circle di Yogyakarta tersebut adalah murni buatan manusia.

Mungkin pendapat inilah yang lebih mendekati kenyataan karena apabila diperhatikan dengan seksama dalam proses pembuatan crop circle tersebut ada bekas kreatifitas manusia untuk mewujudkannya.

Bagaimana dengan pendapat sahabat…

  1. February 1st, 2011 at 16:37 | #1

    saya sependapat kalau crop circle di jogya adalah buatan manusia,… karena setahu saya belum ada pembuktian bahwa ufo itu bena2 ada,…

  2. August 12th, 2012 at 11:32 | #2

    saya juga sependapat bahwa itu buatan manusia, tapi saya juga penasaran sekali dengan UFO, karena belum melihat tayangan atau pembahasan mengenai UFO yang masuk akal dan buktinyata