Home > Natural Material, Tips N Trik > CARA MENINGKATKAN UMUR PAKAI KAYU

CARA MENINGKATKAN UMUR PAKAI KAYU

September 15th, 2010 Leave a comment Go to comments

Kayu merupakan salah satu bahan alam atau material alam (natural material) yang banyak dimanfaatkan mulai dari daun sampai dengan akar untuk memenuhi kebutuhan manusia .

Akan tetapi bagian yang dominan untuk dipergunakan manusia adalah batang kayu tersebut.

Batang kayu banyak dimanfaatkan untuk pembuatan furniture seperti meja, kursi, pernak-pernik, perabot rumah tangga, dan banyak lagi.

Bahkan sebelum berkembangnya bahan-bahan Komposit, kayu merupakan bahan yang sangat popular.

Dengan berkembangnya teknologi bahan komposit, banyak peralatan-peralatan rumah tangga yang terbuat dari kayu beralih  ke bahan komposit, seperti gayung yang dulunya berbahan tempurung kelapa yang dipadu dengan kayu sekarang terbuat dari komposit polymer, dan sebagainya.

Meskipun demikian peranan kayu dalam era globalisasi seperti ini masih sangat dibutuhkan karena material kayu memiliki nilai estetika yang tidak dapat ditinggalkan.

Seperti halnya furniture yang berbahan kayu tidak akan mungkin digantikan dengan bahan selain kayu.

Permasalahan yang sekarang ini terjadi adalah pemakaian kayu secara umum menggunakan kayu dengan usia kayu yang sangat muda.

Karena semakin langkanya kayu maka kayu yang masih usia muda (belum siap untuk ditebang) harus terpaksa ditebang karena desakan kebutuhan.

Kita sudah mengetahui bersama bahwa kayu yang usianya muda memiliki kekuatan yang rendah, mudah keropos, mudah muntir, dan banyak lagi kelemahannya.

Oleh karena itu untuk mensikapi hal tersebut perlu adanya teknologi pengolah kayu menajadi lebih keras dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.

Salah satu teknologi yang perlu dipertimbangkan adalah dengan memanfaatkan material limbah berupa oli bekas kendaraan yang sudah berwarna hitam dan sudah tidak terpakai lagi.

Oli bekas dapat meningkatkan kekerasan (kekuatan) kayu karena kandungan oli bekas yaitu serpihan logam yang sangat lembut akibat keausan dari bagian-bagian mesin yang saling bergesekan.

Apabila serpihan logam tersebut dimasukkan ke dalam pori-pori kayu bukan suatu hal yang tidak mungkin apabila kayu menjadi lebih keras.

Hal inilah yang dijadikan teori untuk meningkatkan kekerasan kayu.

Sedangkan untuk meningkatkan usia kayu akibat serangan hama kayu dapat ditambahkan larutan anti rayap pada oli bekas tersebut.

Lalu bagaimana cara memasukkan oli bekas dan larutan anti rayap ke dalam pori-pori kayu yang akan dikeraskan?

Biasanya cairan yang dimasukkan ke dalam pori-pori kayu hanya dapat masuk beberapa centi meter saja. Jadi pada bagian dalam kayu belum dapat terisi cairan.

Sekarang ini sudah ditemukan treatment bagaimana cara memasukkan oli bekas dan bahan anti rayap sampai kedalam pori-pori kayu secara menyeluruh.

Sehingga dengan teknologi tersebut kayu akan menjadi lebih keras sampai bagian yang paling dalam kayu karena semua permukaan kayu akan terisi oli bekas tersebut.

Disamping itu, kayu dapat tahan terhadap serangan hama kayu dengan jangka waktu yang lebih panjang karena oli bekas dan bahan anti rayap dapat meresap masuk sampai kedalam bagian kayu.

Supaya bahan anti rayap dan oli bekas dapat meresap masuk kedalam kayu keseluruhan dibutuhkan teknik tersendiri.